Manajemen Kelas
Laporan ke-2
Nama : Yuliana
Nim : 11901257
Kelas : PAI 4C
Makul : Magang 1
Manajemen
kelas
BAB
II
KONSEP DASAR MANAJEMEN KELAS
Apasih manajemen kelas itu? Baik
saya akan memberikan penjelasan mengenai manajemen kelas tapi sebelumnya saya
akan menjelaskan terlebih dahulu apa itu manajemen menurut para ahli dan saya
yakni Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya
manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai
suatu tujuan tertentu. (H. Malayu S.P. Hasibuan,2004:54) sedangkan Menurut saya
pengertian manajemen merupakan ilmu yang mengatur dari pada proses dengan
memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber sumber lainnya sehingga bisa
efektif dan efisien untuk mencapai tujuan tertentu.
Nah sudah tau kan apa itu manajemen,
sesuai dengan judulnya manajemen kelas bearti saya juga harus menjelaskan apa
itu kelas menurut pendapat ahli dan menurut saya yakni Kelas adalah suatu
kelompok orang yang melakukan kegiatan belajar bersama yang mendapatkan
pembelajaran dari guru”. (Syaiful Bahri, Djamarah,2002 :196) sedangkan Kelas menurut
saya merupakan sekelompok orang atau siswa yang melakukan kegiatan belajar
mengajar dengan bersama sehingga mendapatkan pengetahuan dari guru atau
pendidik.
Dari kedua pendapat di atas keduanya
sejalan karena mengemukakan pengertian kelas dari segi anak didik. Sedangkan
menurut Hadari Nawawi memandang kelas dari dua sudut yaitu: 1) Kelas dalam arti
sempit adalah ruangan yang dibatasi oleh empat dinding tempat sejumlah siswa
berkumpul untuk mengikuti proses belajar mengajardan 2) Kelas dalam arti luas
adalah suatu masyarakat kecil merupakan bagian dari masyarakat sekolah, yang
sebagai kesatuan diorganisir menjadi unit kerja yang secara dinamis
menyelenggarakan kegiatan-kegiatan belajar mengajar yang kreatif untuk mencapai
suatu tujuan.Berdasarkan dari pendapat di atas dapat dipahami bahwa pada
dasarnya kelas merupakan tempat berkumpulnya beberapa orang dalam melangsungkan
proses belajar mengajar. (Syaiful Bahri, Djamarah, Aswan Zain, 2006: 176)
Berdasarkan definisi diatas dapat
saya simpulkan bahwa manajemen itu merupakan suatu usaha daripada pendidik atau
guru yang menata alur kelas atau kehidupan kelas yang dimulai dari merencanakan
kurikulumnya menata prosedur dan sumber belajarnya mengatur lingkungan untuk
memaksimalkan efisiensi memantau kemajuan dari siswa dan masalah yang akan
muncul dalam proses pembelajaran.
Pembelajaran atau studi manajemen
itu memiliki sasaran pokok sasaran yang pertama yaitu perencanaan kurikulum yang
dimulai dari merumuskan tujuan dulu, bahan belajarnya, evaluasi tanpa penataan
kelas akan sulit untuk mencapai hasil yang maksimal. perencanaan kedua yaitu
perorganisasian gimana adalah organisasi Indische proses belajar mengajar dapat
bermakna dan serasi karena ada sumber belajar.
tulah tadi definisi definisi dari
manajemen kelas. Langsung saja saya menjelaskan apa sih manajemen kelas itu
Mengapa harus ada manajemen kelas Akan saya jawab manajemen kelas merupakan
suatu usaha yang dilakukan oleh guru yang mengatur segala proses belajar
mengajar agar terciptanya pembelajaran sistematis sehingga dapat mencapai
tujuan dari pembelajaran itu.
Adapun tujuan dari manajemen kelas
menurut pedapat ahli ialah menurut Sudirman (dalam Djamarah 2006:170) pada
hakikatnya terkandung dalam tujuan pendidikan. Tujuan manajemen kelas adalah penyediaan
fasilitas bagi macam-macam kegiatan belajar siswa dalam lingkungan sosial,
emosional, dan intelektual dalam kelas. Fasilitas yang disediakan itu
memungkinkan siswa belajar dan bekerja. Terciptanya suasana sosial yang
memberikan kepuasan, suasana disiplin, perkembangan intelektual, emosional, dan
sikap serta apresiasi pada siswa. Dari pendapat ahli tersebut dapat saya
simpulkan bahwa tujuan dari pada manajemen kelas itu menciptakan suatu kondisi yang baik sehingga pembelajaran itu tercapai
dengan sistematis dan kondusif.
Manajemen kelas juga memiliki Azas-azas manajemen kelas
Asas
yang pertama yaitu apersepsi Apa itu apa persepsi yaitu tanggapan yang
diperoleh berarti masih baru dengan itu dibantu oleh tanggapan yang telah ada.
Asas yang kedua yaitu asas peragaan peragaan merupakan suatu metode yang bisa
dibilang efektif Mengapa karena aktivitasnya itu lebih ke pengalaman langsung
Maka sangat menarik bagi siswa karena dalam asas ini dapat mewujudkan aktivitas
yang sebenarnya. Asas yang ketiga yaitu motivasi dalam menjalankan kewajibannya
sebagai guru yaitu memberikan pengetahuan kepada peserta didik guru juga bisa
menjadi bertugas untuk memotivasi peserta didik agar peserta didik itu
bersemangat dan lebih giat lagi dalam belajar. Yang keempat yaitu asas belajar
aktif sebagai guru haruslah pandai mendorong siswa untuk terlibat secara aktif
dalam kegiatan belajar. Asas
yang kelima yaitu asas kerjasama Contohnya seperti bekerja kelompok perlu kita
sadari sebagai calon pendidik Bahwa perlu kerjasama dalam setiap anggota
Mengapa karena bisa saling membantu dan bekerja sama kamu kegiatan belajar
tersebut maka peserta didik dapat berlatih sejak dini untuk kehidupannya ke
depan titik asas yang keenam yaitu asas Mandiri selain bekerja kelompok juga
perlu adanya kerja secara individu mengatakannya dalam individu ini masih siswa
dapat lebih percaya diri atas kemampuan yang ada pada dirinya. Asas yang
ketujuh asas Penyesuaian dengan individu siswa kemampuan dalam setiap siswa itu
sangatlah berbeda Mengapa karena sesuatu memiliki kemampuan dalam kemampuan
dalam setiap siswa itu sangatlah berbeda Mengapa karena sesuatu memiliki
karakteristik yang berbeda juga dalam perbedaan itu maka siswa juga
berbeda-beda dalam menguasai suatu materi. yang ke delapan yaitu asas kolerasi
asas ini bukan asas yang mengaitkan antara pokok bahasa yang diajarkan dengan
pokok bahasa yang lainnya yang kesembilan yaitu asas evaluasi yang teratur
dalam proses pembelajaran perlu adanya evaluasi sehingga kinerja daripada siswa
itu dapat kita perbaiki.
Djamarah (2006:185) menyebutkan,
“dalam rangka memperkecil masalah gangguan dalam manajemen kelas dapat
digunakan prinsip-prinsip manajemen kelas”. Prinsip-prinsip manajemen kelas
yang dikemukakan oleh Djamarah adalah sebagai berikut: Hangat dan antusias,
Tantangan, Bervariasi, Keluwesan, Penekanan pada hal-hal yang positif,
Penanaman disiplin diri. Pendapat ahli tersebut bahwa saya simpulkan manajemen
kelas juga perlu adanya prinsip-prinsip karena dalam prinsip tersebut
dapat mempermudah daripada manajemen
kelas.
Manajemen kelas juga memiliki
strategi implementasi prinsip-prinsip manajemen kelas strategi ini mengolah
dalam kelas dengan menggambarkan langkah-langkah yang digunakan oleh guru dalam
menciptakan dan mempertahankan kelas dalam kondisi apapun. Adapun cara-caranya
yaitu yang pertama keteladanan bisa juga disebut sebagai perbuatan yang baik
sehingga dapat memberikan contoh kepada orang lain begitu juga seorang guru
yang dapat memberikan contoh yang baik kepada peserta didiknya titik yang kedua
yaitu pembiasaan juga bisa disebut dengan penyesuaian dalam menerapkan sesuatu
secara kebiasaan diri titik yang ketiga yaitu melalui cerita atau contoh dalam
pembelajaran cerita maupun contoh itu dapat membantu siswa Lebih memahami
materi pembelajaran. Yang keempat yaitu terapan melalui kurikulum kurikulum
sangat perlu ada di dalam setiap pelajaran karena karena dalam kurikulum
kegiatan belajar mengajar dapat terstruktur dengan baik.
Adapun komponen-komponen
keterampilan dalam manajemen kelas keterampilan ini harus dimiliki oleh seorang
guru Karena Guru lah yang mengelola kelas Adapun beberapa keterampilan yang
harus dimiliki guru yaitu yang pertama keterampilan penciptaan dan pemeliharaan
kondisi belajar yang kedua yaitu keterampilan pengembangan kondisi belajar. Manajemen
kelas juga memiliki faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen kelas yaitu
masalah pembelajaran Mengapa masalah pembelajaran karena masalah pembelajaran
ini sangat kompleks sekali keberhasilan dalam pembelajaran itu sangat
ditentukan sekali oleh guru dalam melaksanakan tugas tugasnya kurangnya edukasi
dalam pembelajaran mengakibatkan ketidaklancaran. Ada beberapa faktor yang
mempengaruhi perwujudan manajemen kelas yaitu yang pertama faktor dinamika
kelas yang kedua peraturan tempat duduk yang ketiga ventilasi dan pengaturan
cahaya yang keempat pengaturan penyimpanan barang-barang.
BAB III
PENDEKATAN- PENDEKATAN DALAM MANAJEMEN
KELAS
Pendekatan pembelajaran diartikan
sebagai titik tolak atau sudut pandang dalam proses pembelajaran yang merujuk
pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang bersifat umum. Adapun
pendekatan merupakan unsur penting yang harus dikuasai pengajar sebelum
mempersiapkan perencanaan pembelajaran. (Ahmad Rohani , 2004:148)
Pengertian pendekatan di atas dapat
disimpulkan bahwa sudut pandang yang terarah yang mana pandangan itu sudut
pandang yang terarah yang mana pandangan itu Memiliki proses yang sifatnya umum
pendekatan ini sangatlah penting bagi pendidik atau guru dalam mempersiapkan
perencanaan belajar sehingga dapat dikuasai.
Sebagai pekerja profesional, seorang
guru harus mendalami kerangka acuan pendekatan-pendekatan kelas, sebab di dalam
penggunaannya ia harus terlebih dahulu meyakinkan bahwa pendekatan yang
dipilihnya untuk menangani sesuatu kasus manajemen kelas merupakan alternatif
yang terbaik sesuai dengan hakikat masalahnya. Artinya seorang guru terlebih
dahulu harus menetapkan bahwa penggunaan sesuatu pendekatan memang cocok dengan
hakikat masalah yang ingin ditanggulangi. Ini tentu tidak dimaksudkan
mengatakan bahwa seorang guru akan berhasil baik setiap kali ia menangani kasus
manajemen kelas. Sebaliknya, keprofesionalan cara kerja seorang guru adalah
demikian sehingga apabila alternatif tindakannya yang pertama tidak memberikan
hasil sebagaimana yang diharapkan, maka ia masih mampu melakukan analisis ulang
terhadap situasi untuk kemudian tiba pada alternatif pendekatang yang kedua,
dan seterusnya (Abu Ahmadi, Ahmad Rohani, 1991 :142). Dapat disimpulkan dari
pendapat ahli yang diatas bahwa Guru adalah seorang yang pendidik yang harus
memiliki keprofesionalan dalam dirinya guru seharusnya terlebih dahulu Letakkan
suatu pendekatan yang cocok untuk pembelajaran cara kerja daripada guru yang
profesional adalah yang melakukan tindakan dan memberikan hasil yang diharapkan
dengan baik.
Manajemen kelas juga memiliki
macam-macam pendekatan yang pertama yaitu pendekatan manajerial pendekatan ini
merupakan pendekatan yang sistematis karena dalam pengelolaan pendekatan ini
sangat teratur dalam melibatkan unsur-unsur yang terpadu di dalam proses
pembelajaran, Manajemen kelas juga memiliki macam-macam pendekatan yang pertama
yaitu pendekatan manajerial pendekatan ini merupakan pendekatan yang sistematis
karena dalam pengelolaan pendekatan ini sangat teratur dalam melibatkan
unsur-unsur yang terpadu di dalam proses pembelajaran yang keempat penguatan
negatif. Yang ketiga yaitu pendekatan behavior- modification approach
pendekatan ini mengungkapkan bahwa semua tingkah laku daripada peserta didik
itu maupun yang baik atau buruk itu merupakan suatu proses daripada
pembelajaran. Pendekatan yang keempat yaitu Sosio-emosional-Climate Appoach
pendekatan ini juga bisa disebut dengan pendekatan yang berlandaskan psikologi
klinis dan konseling. Pendekatan yang kelima yaitu Group-Processess Approach Pendekatan
ini merupakan pendekatan yang berdasarkan daripada psikologi sosial dan
dinamika kelompok.
Referensi : Afriza, 2014, Manajemen Kelas, Pekan Baru: Kreasi Edukasi Publishing and Consulting Company
Komentar
Posting Komentar